Selasa, 01 Februari 2011

Mengapa Kita Membutuhkan Sinar Matahari?



Matahari hanya salah satu dari berjuta-juta bintang di galaksi kita. Jaraknya di bawah 150 juta kilometer dari bumi, tetapi merupakan jarak yang sangat jauh. Matahari sangat kita butuhkan. Tanpa panas dan cahaya matahari, tidak ada sesuatu pun yang dapat hidup atau tumbuh di bumi. Bumi menjadi sangat dingin untuk kelangsungan hidup segala makhluk hidup. Tanaman tak mampu membuat makanan sendiri sehingga kita juga tak punya apa-apa untuk dimakan.

Seberapa panaskah sinar matahari.

Panas matahari luar biasa. Suhu permukaannya 6.000°C. Pada inti atau pusat matahari suhunya mencapai 16 juta derajat Celcius. Di sini panas dan cahaya matahari dibuat. Seperti halnya bintang, matahari suhunya sangat panas karena atom dari hydrogen saling menabrak dan membentuk gas lain yang disebut helium. Seperti kejadian ini, sejumlah besar energi panas dan energi cahaya dikeluarkan. Matahari membakar kira-kira 700 juta ton hydrogen setiap dua kali selama reaksi. Keuntungannya bagi kita, matahari mempunyai cukup banyak hydrogen yang tertinggal agar tetap bersinar untuk sekurang-kurangnya 5.000 juta tahun lagi.

? Tahukah Kamu?

Sebagian dari permukaan matahari, kira-kira seukuran kuku ibujarimu, bersinar seterang 200.000 lilin.

! Jangan Melihat Sendiri!

Jangan kamu meliahat matahari secara langsung atau melalui teropong, teleskop atau kaca mata. Itu akan merusak mata dan bahkan membuat buta.

Bagaimana Panas Matahari Mencapai Kita?

Perjalanan panas matahari untuk mencapai bumi menghabiskan waktu kira-kira 8,5 menit. Panas berjalan dengan beberapa cara yang berbeda, seperti konveksi, konduksi, dan radiasi, tergantung pada apa yang harus dilewati.

Panas matahari melalui bumi oleh radiasi. Ini berarti bahwa matahari melalui sinar yang tidak terlihar, hanya seperti sinar dari panas yang berasal dari api. Ini satu-satunya cara agar panas dapat melewati alam semesta. Konveksi adalah perjalanan panas melalui cairan atau gas, seperti laut dan udara. Konduksi adalah cara panas melewati benda padat. Alam semesta hampa udara, sehingga panas tidak bias dilalui oleh salah satu metode ini.

Panas matahari tidak seutuhnya mencapai bumi. Sebagian panas hulang diperjalanan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke alam semesta. Sisanya diserap oleh atmosfer bumi. Tidak ada atmosfer disekitar bulan, sehingga di sana terasa panas.

? Tahukah Kamu?

Luas matahari kira-kira 1,4 juta kilometer, sehingga mampu menelan 1,3 juta bumi.